Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Jawa Barat

Rabu, 25 Juli 2018

author photo

Tanpa Kertas - Gelombang tinggi menghantam pesisir selatan Pulau Jawa, termasuk Jawa Barat.

Selain beberapa titik pantai di Pangandaran, gelombang tinggi juga melanda beberapa titik pantai di kawasan Garut dan Pelabuhan Ratu.

Karena gelombang mencapai daratan, tak sedikit warung-warung yang ada di bibir pantai, perahu, dan rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

Peneliti Cuaca dan Iklim BMKG Provinsi Jawa Barat Muhamad Iid Mujtahiddin mengatakan, gelombang tinggi itu bukan dipengaruhi karena menjelang terjadinya gerhana bulan total (GBT) pada 28 Juli 2018.

"Kondisi gelombang sudah terjadi di awal bulan Juli," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar via ponsel, Rabu (25/7/2018).

Fenomena gelombang tinggi itu pun, kata Iid, bukan merupakan tsunami.

"Tsunami diakibatkan adanya aktivitas lempeng di lautan yangmemenuhi kriteria untuk terjadinya tsunami. Kalau sekarang lebih ke arah gelombang pasang atau ombak," ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, tinggi gelombang laut, lebih dipengaruhi karena kondisi angin yang relatif kencang terutama di sekitar pesisir selatan.

"Angin kencang itu karena adanya gangguan berupa badai di utara khatulistiwa, salah satunya adalah Badai Ampil di perairan sebelah timur laut Filipina," kata Iid.

Sampai 29 Juli 2018, perlu diwaspadai terkait tinggi gelombang laut maksimum karena ketinggian gelombang bisa mencapai 5-6 meter.

"Bahkan di tanggal 25 Juli 2018 hampir di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa ketinggian gelombang hingga mencapai 5-6 meter," ujarnya.

Dikatakan Iid, badai yang terbaru adalah Badai Wukong di Samudera Pasifik bagian barat yang berdampak pada kondisi yang masih relatif kencang.

"Badai itu berdampak pada tinggi gelombang laut yang cukup tinggi, sampai akhir bulan Juli hingga mencapai 4-5 meter," katanya.

"Sehingga kami imbau kepada nelayan untuk tidak melaut terlebih dahulu sambil menunggu kondisi gelombang normal kembali," kata Iid.

Via tribunjabar

your advertise here

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement