Jangan Panik, Lakukan Ini Saat Gempa Terjadi

Senin, 06 Agustus 2018

author photo
 

Tanpa Kertas - Gempa berkekuatan 7 SR mengguncang Kawasan Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) malam. Beberapa daerah yang merasakan kedahsyatan gempa tersebut meliputi Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, dan Kota Mataram.

Gempa bahkan juga terasa sangat keras di Bali. Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) bahkan mencatat korban meninggal dunia akibat gempa ini sudah mencapai 91 orang.

Ada banyak foto-foto serta video saat detik-detik gempa dahsyat tersebut terjadi. Banyak orang yang panik dan berusaha menyelamatkan diri ketika gempa mengguncang. Apalagi bagi mereka yang berada di dalam bangunan, banyak yang berlarian dan mencari jalan keluar dari gedung.

Ketika dalam keadaan genting seperti ini ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan jika sekiranya kamu tak memungkinkan untuk keluar gedung. Dikutip dari Brightside.me, ada tiga langkah yang bisa kalian lakukan untuk menyelamatkan diri dari bencana gempa yaitu Drop, Cover, Hold On.

Langkah untuk melakukannya adalah pertama jangan panik dan berlari, tapi segera berlutut dan menundukkan diri ke tanah.
Selanjutnya adalah lindungi kepala dengan kedua tanga. Kamu juga bisa mencari benda kokoh dan berlindung di bawahnya untuk menghindari benda-benda yang berjatuhan.
Terakhir, tunggu hingga guncangan berhenti. Setelah itu kalian juga harus tetap berhati-hati ketika hendak keluar ruangan. Pastikan tak ada benda yang menimpa kalian ketika berjalan ke luar. 

Di Luar Ruangan


Gempa bisa terjadi kapan saja dan tidak dapat diprediksi. Ada kemungkinan gempa terjadi ketika kita sedang melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja atau bepergian.

Lantas bagaimana jika gempa terjadi ketika kita sedang berada di luar ruangan? Segeralah menjauh dari gedung, tiang listrik dan apapun yang bisa menimpamu. Berlarilah ke tempat terbuka dan hindari berlindung di bawah jembatan. Usahakan cari lapangan yang jauh dari bangunan dan tiang.

Di dalam Kendaraan


Jika gempa terjadi saat kamu sedang mengendarai mobil atau motor, segeralah mencari tempat aman untuk berhenti. Hindari berhenti di dekat atau di bawah gedung, pohon, jalan layang atau tiang listrik.

Tunggu hingga gempa benar-benar berhenti. Setelah itu, kamu bisa melanjutkan perjalanan untuk menyelamatkan diri. Namun, jangan melewati jembatan atau jalan layang yang bisa saja sudah rapuh dan hancur akibat gempa.

Via liputan6
your advertise here

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement